Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label SEKOLAH ADIWIYATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEKOLAH ADIWIYATA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 September 2013
Lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi
BINTAN, HALUAN MEDIA Lima sekolah di Kabupaten
Bintan akan mengikuti ajang lomba adiwiyata tingkat Provinsi Kepri.
Kelima sekolah ini sebelumnya sudah diseleksi ditingkat Kabupaten untuk
diusulkan ke tingkat Provinsi Kepri.
Bupati Bintan, Ansar Ahmad saat melakukan peninjauan di SMPN 5
Bintan, Kawal Rabu (9/1) mengatakan, sekolah yang masuk persiapan
adiwiyata di Bintan merupakan sekolah yang mendapat predikat hijau,
peduli terhadap lingkungan untuk membangkitkan partisipasi cinta
lingkungan.
“Kalau sekolah ini berhasil mendapatkan adiwiyata, maka kedepan akan
kita jadikan model sekolah di Bintan. Tentunya kondisi ini kalau
berhasil dilihat dari tingkat kebersihan maupun kelengkapannya yang
baik,” ujar Ansar.
Sekolah yang ikut dalam lomba adiwiyata tingkat Provinsi Kepri antara
lain SMPN 5 Kawal, SMAN 5 Tanjung Uban, SMAN 1 Kijang, SMPN 2 Kijang
dan SDN 003 Kijang.
Setelah ikut ditingkat Provinsi maka lanjut Ansar, nantinya akan
disulkan ke pusat. Pemkab nantinya juga akan mendorong sekolah tersebut
untuk peduli terhadap lingkungan, membangun semua tingkat mulai dari
kurikulum sekolah, membangun sinergitas dengan memanfaatkan ruang
terbuka hijau.
Ansar saat melakukan peninjauan juga mengatakan bahwa sekolah
tersebut akan dibenahi dengan membuat apotik hidup, sumur resapan,
membuat pengoahan limbah dan lainnya.
Kepala Sekolah SMPN 5 Bintan Paniran mengatakan bahwa sekolah SMPN 5 sebelumnya telah mendapat penghargaan tiga tahun berturut-rurut sebagai sekolah bersih. Prestasi lain yang telah diraih adalah lulus 100 persen dua tahun berturut-turut, juara dua lomba drumband, juara lomba Pramuka dan lainnya.
“Kita berharap sekolah ini dapat masuk nominasi ke tingkat Provinsi Kepri dalam program lomba adiwiyata,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu juga Paniran berharap agar sarana sekolah
tersebut dapat dibenahi, seperti perbaikan saluran drainase, bangunan
fisik sekolah dan sarana lainnya.
Turut serta dalam peninjauan sekolah ini Wakil Bupati Bintan
Khazalik, Sekdakab Bintan Lamidi, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan
Olahraga Bintan Makhfur Zurrachman dan sejumlah pimpinan SKPD Bintan.
(eza)
Selasa, 29 Januari 2013
SMP Negeri 5 Bintan Berwawasan Lingkungan (Adiwiyata) di Kabupaten Bintan
Agenda lingkungan hidup kini sudah menjadi agenda internasional di segala bidang, baik politik, perdagangan, industri dan lain-lain. Agenda ini muncul dan semakin menguat karena kesadaran lingkungan kini semakin merata justru karena kekhawatiran yang semakin besar dengan terancamnya kualitas bumi kita sebagai satu-satunya tempat hidup di alam semesta. Memasuki abad ke-21, sebenarnya kita sedang memasuki zaman lingkungan, tepatnya era restorasi lingkungan yang didasari oleh cinta pada bumi dan segenap kehidupan di dalamnya.
Mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan merupakan komitmen SMP Negeri 5 Bintan secara sistematis yang mengembangkan program-program untuk menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam seluruh aktifitas sekolah. Tampilan fisik sekolah ditata secara ekologis sehingga menjadi wahana pembelajaran bagi seluruh warga sekolah untuk bersikap arif dan berprilaku ramah lingkungan. Pemberian pengetahuan dan pembentukan kesadaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat dirasa sangat efektif ketika dilakukan pada siswa sejak di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Lingkungan Sekolah yang kondusif sangat diperlukan agar tercipta proses pembelajaran yang bermutu.
Sekolah Berbudaya Lingkungan (adiwiyata) perlu mendapat perhatian kita semua, alasannya sederhana, “Bumi kita semakin rusak” lingkungan tempat kita berada sudah tidak lagi memberikan rasa nyaman. Siapakah yang merusak Bumi ini, jangan sepenuhnya menyalahkan pihak lain atau orang lain, kita pun terlibat di dalamnya (silahkan renungkan sendiri). Siapa yang harus memperbaiki lingkungan? Memahami makna sekolah berwawasan lingkungan yang seharusnya adalah berbuat untuk menciptakan kualitas lingkungan sekolah yang kondusif, ekologis, lestari secara nyata dan berkelanjutan, tentunya dengan cara-cara yang simpatik, kreatif, inovatif dengan menganut nilai-nilai dan kearifan budaya lokal.
Langganan:
Postingan (Atom)
Apel pagi yang dilakukan secara rutin memiliki manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
kecamatantoapayabintan.blogspot.com – Mengawali hari kerja pertama diminggu ke dua bulan ini, Kecamatan Toapaya adakan apel pagi untuk kesia...
-
Agenda lingkungan hidup kini sudah menjadi agenda internasional di segala bidang, baik politik, perdagangan, industri dan lain-la...
-
kecamatantoapayabintan.blogspot.com – Mengawali hari kerja pertama diminggu ke dua bulan ini, Kecamatan Toapaya adakan apel pagi untuk kesia...
-
RIBUNBINTAN.com, BINTAN- Empat ruang kelas untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) disediakan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) N...








